indoguide.com
Memahami Sistem Reikin, Shikikin, dan Biaya Sewa Apartemen
housingintermediate

Memahami Sistem Reikin, Shikikin, dan Biaya Sewa Apartemen

20 menitDiverifikasi Februari 20268 langkah
Yuki Hartono8 Agustus 2025Diverifikasi Februari 2026

Panduan lengkap memahami struktur biaya sewa apartemen di Jepang termasuk reikin (uang kunci), shikikin (deposit), dan berbagai biaya lain yang perlu disiapkan sebelum pindah.

1

Memahami Reikin (礼金) — Uang Kunci

Reikin secara harfiah berarti 'uang terima kasih' yang dibayarkan kepada pemilik apartemen sebagai tanda penghormatan. Uang ini tidak dikembalikan dan biasanya sebesar 1-2 bulan sewa. Tradisi reikin berasal dari era pascaperang ketika hunian sangat langka. Di tahun 2026, tren menunjukkan semakin banyak apartemen yang menawarkan zero reikin (reikin nashi), terutama di properti yang sudah lama kosong atau dikelola oleh perusahaan besar. Di Tokyo, sekitar 40% listing di Suumo sudah tanpa reikin. Namun apartemen baru atau lokasi premium masih mematok reikin 1 bulan.

Tips: Cari properti dengan filter '礼金なし' (reikin nashi) di situs pencarian apartemen. Jangan ragu menegosiasikan penghapusan reikin jika apartemen sudah kosong lebih dari 2 bulan.

2

Memahami Shikikin (敷金) — Uang Deposit

Shikikin adalah uang jaminan atau deposit yang dibayarkan di awal sewa, biasanya 1-2 bulan sewa. Berbeda dengan reikin, shikikin akan dikembalikan saat Anda pindah, dikurangi biaya perbaikan kerusakan di luar keausan wajar (genjo kaifuku). Menurut pedoman pemerintah Tokyo tahun 2026, pemilik tidak boleh memotong shikikin untuk keausan normal seperti warna dinding yang pudar atau lantai yang sedikit tergores karena penggunaan biasa. Simpan foto kondisi apartemen saat check-in sebagai bukti.

Tips: Dokumentasikan setiap cacat atau kerusakan yang sudah ada saat masuk dengan foto bertanggal. Minta pemilik menandatangani checklist kondisi awal (genkyou kakunin sho).

3

Biaya Agen Properti (Chuukai Tesuuryou)

Agen properti (fudousan-ya) mengenakan biaya perantara biasanya sebesar 1 bulan sewa + pajak konsumsi 10%. Berdasarkan peraturan yang diperketat di tahun 2025, agen real estate harus menjelaskan secara transparan bahwa komisi ini bisa dinegosiasikan dan bukan harga tetap. Beberapa agen online seperti ietty atau Oheyagirlz menawarkan diskon komisi hingga 50%. Untuk penyewa asing, beberapa agen multilingual seperti GaijinPot Apartment, Real Estate Japan, atau Village House tidak mengenakan biaya agen sama sekali.

Tips: Tanyakan langsung 'Chuukai tesuuryou wa ikura desu ka?' (Berapa biaya agen?). Bandingkan setidaknya 3 agen sebelum memutuskan.

4

Biaya Penjamin (Hoshounin/Hoshou Kaisha)

Hampir semua apartemen di Jepang mengharuskan penjamin (hoshounin) yang merupakan warga Jepang dengan penghasilan tetap. Karena kebanyakan orang asing tidak memiliki penjamin, Anda perlu menggunakan perusahaan penjamin (hoshou kaisha) seperti GTN, JID, atau Casa. Biaya awal berkisar 50-100% dari 1 bulan sewa, plus perpanjangan tahunan sekitar JPY 10.000-20.000. GTN adalah pilihan populer untuk orang asing karena menyediakan layanan multibahasa termasuk Bahasa Indonesia.

Tips: Pilih hoshou kaisha yang menawarkan dukungan bahasa Indonesia atau Inggris. GTN (Global Trust Networks) memiliki staf yang bisa berbahasa Indonesia.

5

Asuransi Kebakaran dan Biaya Tambahan Lainnya

Asuransi kebakaran (kasai hoken) wajib untuk semua penyewa, biayanya sekitar JPY 15.000-25.000 per tahun tergantung ukuran apartemen. Selain itu, ada biaya penggantian kunci (kagi koukan dai) sekitar JPY 15.000-30.000, biaya pembersihan (cleaning fee) berkisar JPY 30.000-60.000, dan kadang biaya fumigasi (shoududoku dai) sekitar JPY 15.000. Beberapa apartemen juga mengenakan biaya fasilitas bersama (kyoueki hi) atau biaya internet yang terpisah dari sewa bulanan.

Tips: Minta rincian lengkap semua biaya (hiyou meisai) sebelum menandatangani kontrak. Beberapa biaya seperti fumigasi bisa dinegosiasikan atau ditolak.

6

Menghitung Total Biaya Awal (Shoki Hiyou)

Total biaya awal pindah ke apartemen di Jepang bisa mencapai 4-6 kali sewa bulanan. Contoh perhitungan untuk apartemen dengan sewa JPY 70.000 per bulan di Tokyo: reikin 1 bulan (JPY 70.000) + shikikin 1 bulan (JPY 70.000) + biaya agen (JPY 77.000 termasuk pajak) + hoshou kaisha (JPY 35.000) + asuransi kebakaran (JPY 20.000) + ganti kunci (JPY 20.000) + sewa bulan pertama (JPY 70.000) = total sekitar JPY 362.000 (kurang lebih IDR 38 juta). Siapkan dana ini dalam bentuk tunai atau transfer bank sebelum kontrak.

Tips: Siapkan minimal JPY 400.000-500.000 untuk biaya awal apartemen standar di Tokyo. Di kota-kota lebih kecil, biaya bisa 30-40% lebih rendah.

7

Alternatif Hemat: UR Housing dan Share House

UR Housing (Urban Renaissance Agency) adalah apartemen pemerintah yang tidak memerlukan reikin, biaya agen, maupun penjamin. Anda hanya membayar shikikin (2-3 bulan sewa) dan sewa bulanan. Syaratnya adalah memiliki penghasilan bulanan minimal 4 kali sewa atau tabungan 100 kali sewa. Alternatif lain adalah share house dari provider seperti Oakhouse, Social Apartment, atau Borderless House yang menawarkan biaya awal hanya JPY 30.000-50.000 dengan utilitas sudah termasuk. Share house cocok untuk 3-6 bulan pertama sambil mencari apartemen reguler.

Tips: Kunjungi ur-net.go.jp untuk mencari UR Housing. Untuk share house, Oakhouse dan Borderless House sangat ramah terhadap penghuni asing.

8

Tips Negosiasi dan Kontrak Sewa

Beberapa tips penting saat menandatangani kontrak: pertama, minta agen menerjemahkan poin-poin utama kontrak ke bahasa yang Anda pahami. Kedua, periksa ketentuan perpanjangan (kousin) — biasanya setiap 2 tahun dengan biaya perpanjangan 1 bulan sewa. Ketiga, pahami aturan pembatalan (taikyo yokoku) yang biasanya mengharuskan pemberitahuan 1-2 bulan sebelumnya. Keempat, tanyakan apakah ada kenaikan sewa saat perpanjangan. Di tahun 2026, beberapa prefektur mulai menerapkan batas kenaikan sewa maksimal untuk melindungi penyewa jangka panjang.

Tips: Jangan terburu-buru menandatangani kontrak. Minta waktu 2-3 hari untuk membaca dan memahami semua ketentuan. Ajak teman atau penerjemah jika perlu.

Sumber Daya & Link Penting

Yang Perlu Disiapkan

  • Residence Card (Zairyu Card) yang masih berlaku
  • Rekening bank Jepang untuk pembayaran sewa
  • Penghasilan tetap atau tabungan yang cukup
  • Nomor telepon Jepang