Bahasa Jepang Sehari-hari: Konbini, Supermarket, dan Restoran
Panduan frasa bahasa Jepang praktis yang paling sering digunakan di konbini, supermarket, dan restoran, lengkap dengan transliterasi dan tips komunikasi untuk pemula.
Daftar Isi
Frasa Dasar di Konbini (Convenience Store)
Di konbini (7-Eleven, FamilyMart, Lawson), kasir biasanya akan menanyakan beberapa hal. Pertanyaan umum dan cara menjawab: 'Pointo kaado wa omochi desuka?' (Apakah Anda punya kartu poin?) → Jawab 'Nai desu' (Tidak punya) atau tunjukkan kartu Anda. 'Bag wa irrimasuka?' (Perlu tas?) → 'Onegai shimasu' (Ya, tolong) atau 'Daijoubu desu' (Tidak perlu). 'Atatamemasu ka?' (Mau dipanaskan?) → 'Onegai shimasu' (Ya, tolong) untuk bento/onigiri. 'Ohashi wa irrimasuka?' (Perlu sumpit?) → 'Onegai shimasu'. Untuk pembayaran: 'Suica de onegai shimasu' (Pakai Suica) atau '[nama kartu] de onegai shimasu'. 'Genkin de' (Pakai tunai). Setelah selesai, kasir akan berkata 'Arigatou gozaimashita' dan cukup balas dengan anggukan atau 'Arigatou'.
Tips: Jangan panik jika tidak mengerti pertanyaan kasir. Jawab saja 'Daijoubu desu' (Tidak perlu/Tidak apa-apa) jika ragu - ini jawaban aman untuk hampir semua pertanyaan konbini.
Berbelanja di Supermarket
Supermarket di Jepang berbeda dari konbini. Frasa penting: Mencari produk: 'Sumimasen, [nama produk] wa doko desu ka?' (Permisi, [produk] di mana?). Contoh produk: tamago (telur), gyuunyuu (susu), pan (roti), niku (daging), sakana (ikan), yasai (sayuran), tofu, shouyu (kecap Jepang). Bertanya harga: '[produk] wa ikura desu ka?' (Berapa harganya?). Di kasir self-checkout (semakin umum), ikuti instruksi layar yang biasanya tersedia dalam bahasa Inggris. Untuk membaca label: '賞味期限' (shoumi kigen) = tanggal best before, '消費期限' (shouhi kigen) = tanggal expired (harus dimakan sebelum tanggal ini). '割引' (waribiki) = diskon, '半額' (hangaku) = setengah harga - stiker ini biasanya ditempel menjelang tutup toko.
Tips: Datang ke supermarket setelah pukul 19:00-20:00 untuk mendapatkan diskon 20-50% pada bento, sushi, dan makanan siap saji yang akan expired hari itu.
Masuk dan Memesan di Restoran
Saat masuk restoran, staf akan menyapa 'Irasshaimase!' (Selamat datang!). Anda akan ditanya: 'Nanmei-sama desu ka?' (Berapa orang?). Jawab: 'Hitori desu' (1 orang), 'Futari desu' (2 orang), 'Sannin desu' (3 orang), 'Yonin desu' (4 orang). Jika ada meja: 'Kochira e douzo' (Silakan ke sini). Jika harus menunggu: 'Shou shou omachi kudasai' (Mohon tunggu sebentar). Untuk memesan: panggil pelayan dengan mengangkat tangan dan berkata 'Sumimasen!' (Permisi!), lalu tunjuk menu dan katakan 'Kore o onegai shimasu' (Saya pesan ini). Untuk restoran ticket vending machine (券売機/kenbaiki), masukkan uang/tap IC Card, tekan tombol menu yang diinginkan, berikan tiket ke staf di dalam.
Tips: Di banyak restoran Jepang, menu bergambar tersedia. Tunjuk gambar dan katakan 'Kore' (Ini) jika belum bisa membaca kanji menu.
Menyampaikan Preferensi dan Alergi Makanan
Sangat penting untuk bisa menyampaikan pantangan makanan: 'Buta niku wa taberaremasen' (Saya tidak bisa makan daging babi). 'Arerugi ga arimasu' (Saya punya alergi). Alergen umum: tamago (telur), nyuurei (dairy), komugi (gandum), ebi/kani (udang/kepiting), rakkasei (kacang tanah). Untuk Muslim: 'Buta niku to arukooru nashi de onegai shimasu' (Tanpa daging babi dan alkohol). 'Kore ni buta niku wa haitte imasuka?' (Apakah ini mengandung daging babi?). Memberi tahu tidak suka pedas: 'Karai no wa chotto...' (Yang pedas agak...). Meminta porsi tambahan: 'Oomori de onegai shimasu' (Porsi besar) atau 'Gohan okawari onegai shimasu' (Tambah nasi). Beberapa restoran menawarkan pilihan 'shio usume' (kurang garam) atau 'abura sukuname' (kurang minyak).
Tips: Simpan kartu alergi/pantangan makanan berbahasa Jepang di dompet Anda. Template gratis tersedia di website JNTO atau bisa dibuat di just-hungry.com/food-allergy-card.
Membayar dan Keluar dari Restoran
Untuk minta bill: 'Okaikei onegai shimasu' (Tolong billnya) atau 'Okanjou onegai shimasu'. Di banyak restoran Jepang, Anda membayar di kasir dekat pintu keluar, bukan di meja. Bawa slip kertas (伝票/denpyou) yang ditaruh di meja Anda ke kasir. Beberapa restoran hanya menerima tunai (genkin nomi), jadi selalu siapkan uang tunai. Untuk pembayaran: 'Kaado de daijoubu desu ka?' (Bisa pakai kartu?). Splitting bill jarang dilakukan di Jepang, tapi jika perlu: 'Betsu-betsu de onegai shimasu' (Bayar terpisah). Tip (チップ) TIDAK diberikan di Jepang - ini bisa dianggap menghina. Saat keluar: 'Gochisousama deshita' (Terima kasih atas hidangannya) - ucapan ini sangat dihargai dan menunjukkan sopan santun.
Tips: Selalu ucapkan 'Gochisousama deshita' saat meninggalkan restoran. Ini menunjukkan rasa terima kasih dan dianggap sebagai etika dasar yang penting di Jepang.
Angka, Harga, dan Ekspresi Belanja
Menguasai angka sangat penting untuk belanja: 1-10: ichi, ni, san, yon/shi, go, roku, nana/shichi, hachi, kyuu/ku, juu. 100: hyaku, 1.000: sen, 10.000: man. Contoh: JPY 3.500 = 'san-zen go-hyaku en'. Ungkapan belanja: 'Ikura desu ka?' (Berapa harganya?). 'Motto yasui no wa arimasuka?' (Ada yang lebih murah?). 'Kore wa nani desu ka?' (Ini apa?). 'S-saizu/M-saizu/L-saizu arimasuka?' (Ada ukuran S/M/L?). 'Shichaku shite mo ii desu ka?' (Boleh saya coba?). Penting: harga di Jepang bisa ditampilkan dengan pajak (税込/zeikomi) atau sebelum pajak (税抜/zeinuki). Pajak konsumsi saat ini 10% (8% untuk makanan/minuman bawa pulang). Selalu cek apakah harga sudah termasuk pajak.
Tips: Jika kesulitan memahami angka yang diucapkan, minta kasir menunjukkan harga di layar kasir atau kalkulator. Katakan 'Sumimasen, mite mo ii desuka?' (Permisi, boleh saya lihat?).
Frasa Darurat dan Minta Tolong
Frasa penting untuk situasi yang tidak terduga: 'Sumimasen, nihongo ga amari wakarimasen' (Maaf, saya tidak terlalu mengerti bahasa Jepang). 'Eigo de daijoubu desu ka?' (Bahasa Inggris tidak apa-apa?). 'Mou ichido onegai shimasu' (Tolong ulangi sekali lagi). 'Yukkuri hanashite kudasai' (Tolong bicara pelan-pelan). 'Koko ni kaite kudasai' (Tolong tulis di sini) - sangat berguna karena banyak orang Jepang lebih percaya diri menulis bahasa Inggris daripada berbicara. 'Toire wa doko desu ka?' (Toilet di mana?). 'Tasukete kudasai' (Tolong bantu saya). 'Byouin ni ikitai desu' (Saya ingin ke rumah sakit). Google Translate dengan fitur kamera bisa membantu menerjemahkan menu dan tanda-tanda dalam bahasa Jepang secara real-time.
Tips: Unduh paket bahasa Jepang di Google Translate untuk penggunaan offline. Fitur kamera translator sangat membantu untuk membaca menu, tanda-tanda, dan dokumen.
Sumber Daya & Link Penting
Yang Perlu Disiapkan
- Tidak ada - panduan ini untuk pemula total
- Disarankan bisa membaca hiragana dan katakana (bisa dipelajari dalam 1-2 minggu)
Panduan Terkait
Bahasa Jepang untuk Kerja: Keigo dan Ungkapan Kantor
Panduan menguasai keigo (bahasa sopan Jepang) untuk lingkungan kerja, termasuk sonkeigo, kenjougo, teineigo, serta ungkapan-ungkapan penting dalam email, rapat, dan komunikasi dengan atasan dan klien.
Frasa Darurat Bahasa Jepang yang Wajib Dihapal
Kumpulan frasa penting bahasa Jepang untuk situasi darurat seperti kecelakaan, sakit, bencana, dan kehilangan barang, lengkap dengan cara baca dan contoh penggunaan.
JFT-Basic: Alternatif JLPT untuk Visa Kerja Jepang
Panduan lengkap ujian JFT-Basic (Japan Foundation Test for Basic Japanese), alternatif JLPT N4 untuk memenuhi syarat bahasa visa SSW.